Arti Sebuah Kehidupan
Setiap orang pasti pernah mengalami masa yang kelam. Masa dimana keimanan kian merosot, yang ada hanyalah hura-hura dan putus asa. Semua kesenangan dunia dijadikannya sebagai poros atas segala kebahagiaan. Hingga mengingat Allah Azza Wa Jalla, bukan lagi menjadi sebuah kebutuhan.
Masa itulah yang pernah menjadi kisah seorang Dewi. Gadis yang dulunya tak tahu arti sebuah kehidupan. Hingga akhirnya kini telah memahami bahwa sejatinya hidup hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Ialah Allah Dzat Pemilik Cinta. Cinta kepada hamba-hambaNya yang luput mengingat diri-Nya di kala pagi dan petang.
Sejak saat itulah, hanya kepada Allah segala aktivitas tercurahkan. Dan hanya kepada Allah pula segala ridho diharapkan.
Kalau kita ingat, tak sedetik pun Allah melupakan hamba-Nya. Terbukti, hingga kini nafas kita masih berhembus. Darah kita masih mengalir. Jantung kita masih berdetak. Sungguh keterlaluan jika kita tak mengingat Allah barang sedetik saja.
Untuk itu, sebuah keputusan yang tepat memilih jalan dakwah dan memperjuangkan tegakknya syariah dan Khilafah di muka bumi ini, sebagai bentuk rasa cinta kepada Al Khalik. Senantiasa bersemangat meninggikan panji-panji Islam selayaknya Asma, Fatimah dan Aisyah hingga mati karenanya…

Posted by dewicintaislam on June 7, 2009 at 5:42 am
ya salam kenal jg….ni blog baru///doakan smoga segera finish ya penggarapanny…